Belajar Efektif dan Fun di WaGoMu#JapaneseClass

Belajar

"WKWK" Versi Orang Jepang


Pada saat kita pertama kali belajar bahasa Jepang, kita mengenal beberapa karakter huruf baru yang jarang kita temui pada kehidupan sehari hari. Karakter tersebut adalah Hiragana (ひらがな), Katakana (カタカナ), dan Kanji (漢字(かんじ)).

Setelah mengenal banyak karakter huruf yang digunakan di Jepang, kita akan merasa semakin familiar dengan huruf-huruf yang digunakan tersebut dan ada kalanya kita melihat karakter-karakter itu di media sosial saat kita sedang melihat linimasa. Dari pembelajaran kita mengenai huruf-huruf tersebut, terkadang kita dapat melihat satu kanji yang sering digunakan oleh warganet Jepang pada akhir kalimatnya tetapi memiliki arti yang tidak masuk akal. Kanji tersebut adalah kanji (くさ) (kusa), yang berarti rumput.

Memanglah aneh untuk melihat kanji ini di akhir kalimat bahasa Jepang karena membaca adanya arti rumput di akhir kalimat akan membuat kita merasa bingung. Seperti contohnya yang ada pada kalimat di bawah ini :

()った(ねこ)がお(となり)さんの(ねこ)となついて(くさ
Katta neko ga otonari-san no neko to natsuite kusa
Kucing yang saya beli nempel sama kucing tetangga, rumput

Berdasarkan dari contoh kalimat yang ada di atas, apabila kita tidak mengerti apa yang dimaksud dari kusa dalam kalimat tersebut, kita akan merasa aneh karena arti secara harfiahnya tidak masuk akal. Akan tetapi, maksud dari penggunaan dari kusa ini bukanlah untuk berkata rumput melainkan untuk mengekspresikan rasa tertawa. Sama seperti saat kita menggunakan “wkwkwk” atau “LOL” saat tertawa, kusa digunakan sebagai cara mengetik ekspresi tertawa dalam SNS (social networking service) atau social media di Jepang. Jadi jangan aneh kalau kalian melihat (くさ) (kusa) ketika chatingan dengan orang Jepang.

Terlihat unik dan aneh, tetapi ini semua berkaitan dengan bahasa Jepang dari kata tertawa itu sendiri yaitu warau ((わら)う). Dikarenakan penulisan dari kata warau ini sendiri dinilai panjang, warganet mulai banyak menyingkatnya menjadi “w” yang merupakan singkatan dari kata warau itu sendiri. Singkatan dari “w” ini sendiri biasa diketik secara berulang untuk menandakan kalau kita sedang tertawa terbahak-bahak seperti contohnya “wwwwwww”. Melihat dari penulisan secara berulang tersebut, dikarenakan bentuknya terlihat seperti barisan rumput yang ada di tanah, warganet mulai menggunakan kanji (くさ) (kusa), untuk mengekspresikan diri mereka yang sedang tertawa terbahak-bahak atau mungkin bisa kita bilang “ngakak”. Jadi dari contoh kalimat yang sebelumnya dapat kita artikan menjadi :

Kucing yang saya beli nempel sama kucing tetangga, ngakak

Jadi itulah alasan mengapa kanji kusa yang berartikan rumput digunakan sebagai cara untuk orang Jepang mengetik rasa tawa mereka. Tidak disangka Jepang sebagai negara yang dikenal dengan banyaknya huruf juga memiliki cara unik tersendiri untuk mengetik rasa tawa mereka.

 Check juga video kita mengenai cara ketawa orang Jepang

Kontak Aku kesini yaa:

Komentari Artikel Ini

Komentar

    No Comments To Display

J-Class, pernah diliput di :